Cara Belajar Efektif

CARABELAJAR EFEKTIF

Sebagai pelajar tugas Anda adalah belajar dengan baik demi tercapainya cita-cita yang diinginkan. Ada baiknya kamu buat persiapan terlebih dahulu untuk persiapan satu semester ke depan. Persiapan itu bukan hanya masalah buku pelajaran atau baju seragam saja, bahkan ada yang lebih penting lagi. Pertama tentukan target kamu di semester ini dan buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut.

Pilih waktu yang tepat

Kita harus memilih waktu yang tepat entah pagi, siang ato malam. Waktu untuk belajar kita harus bisa nentuin mana yang terbaik atau nyaman buat kita belajar dan bisa konsentrasi.

Suasana yang tenang

Suasana perlu diperhatikan, dimana suasana tidak boleh gaduh dan tenang sehingga konsentrasi kita untuk belajar tidak terganggu oleh suara-suara dari luar.

Tempat yang nyaman

Untuk belajar agar efektif tempat yang kita pilih harus nyaman, dimana kita dapat belajar dengan penuh kenyamanan dan apa yang kita pelajari dapat dimengerti.

Sedikit demi sedikit

Sebaiknya kita belajar sedikit demi sedikit gag langsung banyak 1 buku, karena itu tidak akan efektif malah otak kita menjadi capek dan akhirnya jadi down.

Membuat ringkasan

Dengan membuat ringkasan akan memudahkan kita dalam belajar dan menghafal atau memahami.

Membuat kelompok belajar

Dengan dibentuknya kelompok belajar akan memudahkan kita semisalnya kita waktu belajar ada kesulitan maka dapat ditanyakan sama teman-teman kelompok belajarnya dan dapat saling bertukar pikiran, tapi kita harus selektif dalam memilih kelompok belajar soalnya sekarang belajar kelompok itu tidak dipergunakan untuk belajar tapi malah digunakan untuk ajang bermain atau ngobrol

Hal utama yang harus dilakukan dalam suatu belajar efektif yaitu adalah dengan cara bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri. Tanggung jawab merupakan tolok ukur sederhana di mana kamu sudah mulai berusaha menentukan sendiri prioritas, waktu dan sumber-sumber terpercaya dalam mencapai kesuksesan belajar.Buatlah suatu prinsip yang dapat kamu terapkan dalam kegiatanmu sehari –hari, terutama dalam proses belajarmu.
Tentukan sendiri mana yang penting bagi dirimu.  Jangan biarkan teman atau orang lain mendikte kamu apa yang penting.Buatlah suatu daftar pekerjaan yang dapat kamu prioritaskan, yaitu suatu pekerjaan yang sangat penting dan benar- benar menjadi prioritas utama dalam pelajaran.
Kerjakanlah dulu prioritas-prioritas yang telah kamu tentukan sendiri.  Jangan biarkan orang lain atau hal lain memecahkan perhatianmu dari tujuanmu.Anggap dirimu berada dalam situasi “co-opetition” (bukan situasi “win-win” lagi).”Co-opetition” merupakan gabungan dari kata “cooperation” (kerja sama) dan “competition” (persaingan).  Jadi, selain sebagai teman yang membantu dalam belajar bersama dan banyak memberikan masukkan/ide baru dalam mengerjakan tugas, anggaplah dia sebagai sainganmu juga dalam kelas.  Dengan begini, kamu akan selalu terpacu untuk melakukan yang terbaik (do your best) di dalam kelas.Usahakan kamu dapat memahami orang lain, sehingga orang lain akan dapat menghargai kamu.
Ketika kamu ingin membicarakan suatu masalah akademis dengan guru/dosenmu, misalnya mempertanyakan nilai matematika atau meminta dispensasi tambahan waktu untuk mengumpulkan tugas, tempatkan dirimu sebagai guru/dosen tersebut.  Nah, sekarang coba tanyakan pada dirimu, kira-kira argumen apa yang paling pas untuk diberikan ketika berada dalam posisi guru/dosen tersebut.Carilah solusi terbaik yang bisa kamu temukan, karena dengan solusi kamu dapat menemukan jalan keluar.
Bila kamu tidak mengerti bahan yang diajarkan pada hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan tersebut.  Coba cara lainnya.  Misalnya, diskusikan bahan tersebut dengan guru/dosen pengajar, teman, kelompok belajar atau dengan pembimbing akademismu.   Mereka akan membantumu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.Jangan mengasianni dirimu sendiri, jika kamu tidak ingin dikasihani orang lain.
Dengan cara ini, belajar akan terasa mengasyikkan, dan mungkin kamu mendapatkan ide-ide yang cemerlang.

Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui

  • diri sendiri
  • kemampuan belajar anda
  • proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
  • minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan

Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.

Empat langkah untuk belajar.
Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya. Lalu rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan “Pedoman Belajar” yang lain.

Mulai dengan masa lalu

Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda

What was your experience about how you learn? Did you

  • senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan? bercerita? menterjemah? berpidato?
  • mengetahui cara menringkas?
  • tanya dirimu sendiri tentang apa yang kamu pelajari?
  • meninjau kembali?
  • punya akses ke informasi dari banyak sumber?
  • menyukai ketenangan atau kelompok belajar?
  • memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang panjang?

Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana terbaik? terburuk?

Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui belajar paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?

Teruskanke masa sekarang

Berminatkah anda?
Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?
Apa yang bersaing dengan perhatian saya?

Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?
Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?
Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?

Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini?

Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda?

Pertimbangkan
proses,

persoalan utama

Apa judulnya?
Apa kunci kata yang menyolok?
Apakah saya mengerti?

Apakah yang telah saya ketahui?
Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?

Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?
Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?
Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?

Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya mengerti?
Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?
Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?

Apakah saya berhenti dan meringkas?
Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?
Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?

Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?
Apakah saya perlu mendiskusi dengan “pelajar-pelajar” lain untuk proces informasin lebih lanjut?
Apakah saya perlu mencari “para ahli”, guruku atau pustakawan atau ahliawan?

Buat
review

Apakah kerjaan saya benar?
Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?
Apakah rencana saya serupa dengan “diri sendiri”?

Apakah saya memilih kondisi yang benar?
Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri sendiri?

Apakah anda sukses?
Apakah anda merayakan kesuksesan anda?

Pedoman:

  • Perhatikan waktumu.
  • Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
  • Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
  • Ketahuilah kapan kamu produktif.

Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:

Membuat daftar “Kerjaan”.  Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.

Membuat jadwal harian/mingguan.  Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis.  Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.

Merencanakan jadwal yang lebih panjang.  Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu.  Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.

Rencana Jadwal Belajar Efektif:

  • Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
  • Prioritaskan tugas-tugas.
  • Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
  • Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas.  Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
  • Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
  • Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
  • Rencanakan juga “deadline”.
  • Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
  • Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
  • Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!

http://www.studygs.net/indon/images/logofinalin.gif

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=7078

http://dianherlinawati.com/2010/01/02/cara-belajar-efektif/

School Rules

Peraturan sekolah merupakan suatu hal yang tertulis maupun tidak tertulis yang bertujuan untuk menertibkan para murid di sekolah, sehingga keadaan belajar mengajar di sekolah menjadi kondusif. Peraturan sekolah sendiri berisi banyak tata tertib dan larangan-larangan di dalam sekolah selama maupun di luar jam kegiatan belajar mengajar. Sehingga peraturan sekolah merupakan sutau hal yang sangat diperlukan oleh sekolah untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar. Peraturan sekolah ini merupakan salah satu peraturan yang bisa kita anggap sebagai peraturan yang sederhana, sebab peraturan sekolah hanya mengatur para murid dan para guru di dalam lingkunga sekolah.

Tetapi banyak juga guru yang menganggap bahwa peraturan sekolah hanya ditunjukan pada murid di sekolah , sehingga para guru hanya perlu mengawasi dan tidak perlu menaati peraturan tersebut. Bukankah peraturan yang dibuat bersama, itu juga harus ditaati bersama? . Tapi karna guru- guru disekolah menganggap bahwa kedudukan mereka berbeda dengan murid, jadi mereka merasa bebas melakukan apapun. Dan salah satu aturan yang sering dilanggar guru adalah Terlambat masuk sekolah, padahal peraturan ini sangat ketat dilakukan oleh para murid. Apabila para murid melanggar sering kali mendapat hukuman memutari lapangan, ada juga sekolah yang membuat aturan jika terlambat diberi poin.Tapi coba lihat, apa hukuman yang diterapkan pada guru yang terlambat, apakah mereka mau memutari lapangan, apakah mereka harus diberi poin, atau apakah mereka mau gajinya dipotong. Tentu saja mereka pasti tidak mau.Dan ada lagi aturan yang sering dilanggar guru yaitu Menggunakan handphone pada saat belajar mengajar. Mengapa disaat para siswa tidak boleh menggunakan handphone, tapi kenapa guru tidak dapat memberikan contoh yang baik. Tetu saja itu bukanlah suatu tindakan yang adil, bukankah kita kita hidup harus menuntut keadilan?.

Pernahkah anda merasa sekolah adalah suatu penekanan dalam hidup, disekolah guru selalu merasa benar, murid dimarah-marahi, bukan apa-apa ini yang bisa membuat murid jadi malas sekolah, yang membuat murid malas sekolah dan membuat murid-murid tidak mengerti maksud sekolah itu PERATURANNYA SENDIRI???, padahal satu tujuan sekolah hanya satu, mencari ilmu, karena guru sering merasa benar, murid menganggap sekolah adalah penekanan, makanya banyak anak yang sering bolos.

Kita beralih pada murid, namun tidak sedikit pula murid yang sering melanggar peraturan sekolah, hal ini disebabkan karena dalam penggunaan peraturan di sekolah tentu terdapat halangan, mulai dari peraturan / tata tertib yang tidak sesuai dengan kondisi di seolah, hingga banyaknya jumlah peraturan yang dilanggar oleh para murid.Maka dari itu, selain adanay peraturan, perlu juga dibuat sebuah hukuman atau sanksi yang diberikan kepada murid yang melanggar peraturan tersebut. Sanksi tersebut sebaiknya sanksi yang dapat memberikan efek jera, mendidik, dan masih di dalam batas kewajaran dan kemanusiaan. Dan untuk mengatasi masalah di mana peraturan sekolah yang tidak sesuai dengan kondisi sekolah, sekolah perlu untuk mengadakan revisi dan pembaharuan peraturan yang sesuai dengan kondisi di saat itu.Dan bagi para murid, sebaiknya para murid harus menaati peraturan tersebut secara sungguh-sungguh, sebab peraturan bukan dibuat untuk mengekang kebebasab dari murid, melainkan untuk menjaga kondisi belajar mengajar agar tetap kondusif sehingga membuat para murid menjadi nyaman dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Dengan menaati peraturan dengan sepenuh hati, maka para murid pun juga telah menerapkan rasa kedisplinan yang sejkarang sudah mulai luntur di Indonesia ini. Dan dengan menaati peraturan sekolah dengan sungguh-sungguh, dapat menjadi sarana kita untuk belajar menghadapi dan menaati peraturan-peraturan yang lebih kompleks dar peraturan sekolah tersebut.

SAFETY
1. The following items are prohibited and are grounds for suspension/expulsion: knives, weapons, dangerous objects, tobacco, drugs, alcohol, gang emblems, drug  paraphernalia and lewd or obscene behavior.
2. Fighting, provoking fights or intimidation may result in suspension or transfer to another school.
ATTENDANCE
3. SHAFTER HIGH SCHOOL IS A CLOSED CAMPUS. Students leaving campus need a parent or guardian to sign them out through the attendance office or get administrative approval in advance.
4. Truancy is subject to disciplinary consequences (Absences must be cleared within 72 hours). Students are expected to be in every class on time each day to maximize learning.
5. Students who are habitually tardy and/or out of class are subject to detention, mandatory parent conferences and suspension.
DRESS CODE
6. Dress appropriately for school. Clothing which is distractive, disruptive, or interferes with the learning process and/or school climate is inappropriate at Shafter High School.
7. Students who dress inappropriately will be subject to disciplinary action. Parents will be contacted to bring students proper attire.
ELECTRONIC DEVICES
8. Electronic devices (CD players, MP3′s, pagers, radios, laser pens, ect.) are not permitted on campus.
9. Cell Phones are to be turned off during regular school hours.  Students are allowed to use cell phones before and after school only.
10. These items will be confiscated and returned to parents/guardians only.
GENERAL SCHOOL RULES
11. Food and drinks are not allowed in the classrooms, main hall, home economics hall, library or offices.
12. Students are not allowed in the parking lot during school hours.
13. DO NOT use someone else’s book or gym locker, or allow them to use yours. If your locker isn’t working, notify the campus supervisor.
14. P.E. non-suits will result in a referral to the Dean and After School Program (APS).
15. Display of affection is NOT permitted.
16. Hats must be removed when entering classrooms and offices.
17. The following areas are off limits at lunch time: the front of the school, main hall, parking lot, and the area from the Home Ec. hallway to the Crafts building.
18. Internet use is a privilege.  Misuse of the Internet will be subject to disciplinary action.

: http://chronboyz123.wordpress.com

www.unic77.tk: PERATURAN UMUM SEKOLAH DI INDONESIA, wajibkah??

http://www.khsd.k12.ca.us/shafter/Dean/School_Rules.htm

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.