Cara Belajar Efektif
Mei 25, 2010
Disimpan dalam Pika
Tag: balajar untuk pintar, belajar dengan benar, cara belajar bagus, cara belajar benar, cara belajar efektif, cara belajar pintar, cara belajar tepat
CARABELAJAR EFEKTIF
Sebagai pelajar tugas Anda adalah belajar dengan baik demi tercapainya cita-cita yang diinginkan. Ada baiknya kamu buat persiapan terlebih dahulu untuk persiapan satu semester ke depan. Persiapan itu bukan hanya masalah buku pelajaran atau baju seragam saja, bahkan ada yang lebih penting lagi. Pertama tentukan target kamu di semester ini dan buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut.
Pilih waktu yang tepat
Kita harus memilih waktu yang tepat entah pagi, siang ato malam. Waktu untuk belajar kita harus bisa nentuin mana yang terbaik atau nyaman buat kita belajar dan bisa konsentrasi.
Suasana yang tenang
Suasana perlu diperhatikan, dimana suasana tidak boleh gaduh dan tenang sehingga konsentrasi kita untuk belajar tidak terganggu oleh suara-suara dari luar.
Tempat yang nyaman
Untuk belajar agar efektif tempat yang kita pilih harus nyaman, dimana kita dapat belajar dengan penuh kenyamanan dan apa yang kita pelajari dapat dimengerti.
Sedikit demi sedikit
Sebaiknya kita belajar sedikit demi sedikit gag langsung banyak 1 buku, karena itu tidak akan efektif malah otak kita menjadi capek dan akhirnya jadi down.
Membuat ringkasan
Dengan membuat ringkasan akan memudahkan kita dalam belajar dan menghafal atau memahami.
Membuat kelompok belajar
Dengan dibentuknya kelompok belajar akan memudahkan kita semisalnya kita waktu belajar ada kesulitan maka dapat ditanyakan sama teman-teman kelompok belajarnya dan dapat saling bertukar pikiran, tapi kita harus selektif dalam memilih kelompok belajar soalnya sekarang belajar kelompok itu tidak dipergunakan untuk belajar tapi malah digunakan untuk ajang bermain atau ngobrol
Hal utama yang harus dilakukan dalam suatu belajar efektif yaitu adalah dengan cara bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri. Tanggung jawab merupakan tolok ukur sederhana di mana kamu sudah mulai berusaha menentukan sendiri prioritas, waktu dan sumber-sumber terpercaya dalam mencapai kesuksesan belajar.Buatlah suatu prinsip yang dapat kamu terapkan dalam kegiatanmu sehari –hari, terutama dalam proses belajarmu.
Tentukan sendiri mana yang penting bagi dirimu. Jangan biarkan teman atau orang lain mendikte kamu apa yang penting.Buatlah suatu daftar pekerjaan yang dapat kamu prioritaskan, yaitu suatu pekerjaan yang sangat penting dan benar- benar menjadi prioritas utama dalam pelajaran.
Kerjakanlah dulu prioritas-prioritas yang telah kamu tentukan sendiri. Jangan biarkan orang lain atau hal lain memecahkan perhatianmu dari tujuanmu.Anggap dirimu berada dalam situasi “co-opetition” (bukan situasi “win-win” lagi).”Co-opetition” merupakan gabungan dari kata “cooperation” (kerja sama) dan “competition” (persaingan). Jadi, selain sebagai teman yang membantu dalam belajar bersama dan banyak memberikan masukkan/ide baru dalam mengerjakan tugas, anggaplah dia sebagai sainganmu juga dalam kelas. Dengan begini, kamu akan selalu terpacu untuk melakukan yang terbaik (do your best) di dalam kelas.Usahakan kamu dapat memahami orang lain, sehingga orang lain akan dapat menghargai kamu.
Ketika kamu ingin membicarakan suatu masalah akademis dengan guru/dosenmu, misalnya mempertanyakan nilai matematika atau meminta dispensasi tambahan waktu untuk mengumpulkan tugas, tempatkan dirimu sebagai guru/dosen tersebut. Nah, sekarang coba tanyakan pada dirimu, kira-kira argumen apa yang paling pas untuk diberikan ketika berada dalam posisi guru/dosen tersebut.Carilah solusi terbaik yang bisa kamu temukan, karena dengan solusi kamu dapat menemukan jalan keluar.
Bila kamu tidak mengerti bahan yang diajarkan pada hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan tersebut. Coba cara lainnya. Misalnya, diskusikan bahan tersebut dengan guru/dosen pengajar, teman, kelompok belajar atau dengan pembimbing akademismu. Mereka akan membantumu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.Jangan mengasianni dirimu sendiri, jika kamu tidak ingin dikasihani orang lain.
Dengan cara ini, belajar akan terasa mengasyikkan, dan mungkin kamu mendapatkan ide-ide yang cemerlang.
Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui
- diri sendiri
- kemampuan belajar anda
- proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
- minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan
Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.
Empat langkah untuk belajar.
Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya. Lalu rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan “Pedoman Belajar” yang lain.
Mulai dengan masa lalu
Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda
What was your experience about how you learn? Did you
- senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan? bercerita? menterjemah? berpidato?
- mengetahui cara menringkas?
- tanya dirimu sendiri tentang apa yang kamu pelajari?
- meninjau kembali?
- punya akses ke informasi dari banyak sumber?
- menyukai ketenangan atau kelompok belajar?
- memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang panjang?
Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana terbaik? terburuk?
Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui belajar paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?
Teruskanke masa sekarang
Berminatkah anda?
Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?
Apa yang bersaing dengan perhatian saya?
Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?
Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?
Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?
Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini?
Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda?
Pertimbangkan
proses,
persoalan utama
Apa judulnya?
Apa kunci kata yang menyolok?
Apakah saya mengerti?
Apakah yang telah saya ketahui?
Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?
Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?
Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?
Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?
Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya mengerti?
Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?
Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?
Apakah saya berhenti dan meringkas?
Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?
Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?
Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?
Apakah saya perlu mendiskusi dengan “pelajar-pelajar” lain untuk proces informasin lebih lanjut?
Apakah saya perlu mencari “para ahli”, guruku atau pustakawan atau ahliawan?
Buat
review
Apakah kerjaan saya benar?
Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?
Apakah rencana saya serupa dengan “diri sendiri”?
Apakah saya memilih kondisi yang benar?
Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri sendiri?
Apakah anda sukses?
Apakah anda merayakan kesuksesan anda?
Pedoman:
- Perhatikan waktumu.
- Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
- Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
- Ketahuilah kapan kamu produktif.
Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:
Membuat daftar “Kerjaan”. Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.
Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.
Merencanakan jadwal yang lebih panjang. Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.
Rencana Jadwal Belajar Efektif:
- Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
- Prioritaskan tugas-tugas.
- Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
- Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas. Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
- Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
- Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
- Rencanakan juga “deadline”.
- Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
- Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
- Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!
http://www.studygs.net/indon/images/logofinalin.gif
School Rules
Mei 25, 2010
Disimpan dalam Pika
Tag: artikel tentang peraturan, aturan tentang handphone, berbagai macam aturan, peraturan - peraturan disekolah, peraturan yang dilanggar, peraturan yang umum, school rules, the school rules
Peraturan sekolah merupakan suatu hal yang tertulis maupun tidak tertulis yang bertujuan untuk menertibkan para murid di sekolah, sehingga keadaan belajar mengajar di sekolah menjadi kondusif. Peraturan sekolah sendiri berisi banyak tata tertib dan larangan-larangan di dalam sekolah selama maupun di luar jam kegiatan belajar mengajar. Sehingga peraturan sekolah merupakan sutau hal yang sangat diperlukan oleh sekolah untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar. Peraturan sekolah ini merupakan salah satu peraturan yang bisa kita anggap sebagai peraturan yang sederhana, sebab peraturan sekolah hanya mengatur para murid dan para guru di dalam lingkunga sekolah.
Tetapi banyak juga guru yang menganggap bahwa peraturan sekolah hanya ditunjukan pada murid di sekolah , sehingga para guru hanya perlu mengawasi dan tidak perlu menaati peraturan tersebut. Bukankah peraturan yang dibuat bersama, itu juga harus ditaati bersama? . Tapi karna guru- guru disekolah menganggap bahwa kedudukan mereka berbeda dengan murid, jadi mereka merasa bebas melakukan apapun. Dan salah satu aturan yang sering dilanggar guru adalah Terlambat masuk sekolah, padahal peraturan ini sangat ketat dilakukan oleh para murid. Apabila para murid melanggar sering kali mendapat hukuman memutari lapangan, ada juga sekolah yang membuat aturan jika terlambat diberi poin.Tapi coba lihat, apa hukuman yang diterapkan pada guru yang terlambat, apakah mereka mau memutari lapangan, apakah mereka harus diberi poin, atau apakah mereka mau gajinya dipotong. Tentu saja mereka pasti tidak mau.Dan ada lagi aturan yang sering dilanggar guru yaitu Menggunakan handphone pada saat belajar mengajar. Mengapa disaat para siswa tidak boleh menggunakan handphone, tapi kenapa guru tidak dapat memberikan contoh yang baik. Tetu saja itu bukanlah suatu tindakan yang adil, bukankah kita kita hidup harus menuntut keadilan?.
Pernahkah anda merasa sekolah adalah suatu penekanan dalam hidup, disekolah guru selalu merasa benar, murid dimarah-marahi, bukan apa-apa ini yang bisa membuat murid jadi malas sekolah, yang membuat murid malas sekolah dan membuat murid-murid tidak mengerti maksud sekolah itu PERATURANNYA SENDIRI???, padahal satu tujuan sekolah hanya satu, mencari ilmu, karena guru sering merasa benar, murid menganggap sekolah adalah penekanan, makanya banyak anak yang sering bolos.
Kita beralih pada murid, namun tidak sedikit pula murid yang sering melanggar peraturan sekolah, hal ini disebabkan karena dalam penggunaan peraturan di sekolah tentu terdapat halangan, mulai dari peraturan / tata tertib yang tidak sesuai dengan kondisi di seolah, hingga banyaknya jumlah peraturan yang dilanggar oleh para murid.Maka dari itu, selain adanay peraturan, perlu juga dibuat sebuah hukuman atau sanksi yang diberikan kepada murid yang melanggar peraturan tersebut. Sanksi tersebut sebaiknya sanksi yang dapat memberikan efek jera, mendidik, dan masih di dalam batas kewajaran dan kemanusiaan. Dan untuk mengatasi masalah di mana peraturan sekolah yang tidak sesuai dengan kondisi sekolah, sekolah perlu untuk mengadakan revisi dan pembaharuan peraturan yang sesuai dengan kondisi di saat itu.Dan bagi para murid, sebaiknya para murid harus menaati peraturan tersebut secara sungguh-sungguh, sebab peraturan bukan dibuat untuk mengekang kebebasab dari murid, melainkan untuk menjaga kondisi belajar mengajar agar tetap kondusif sehingga membuat para murid menjadi nyaman dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Dengan menaati peraturan dengan sepenuh hati, maka para murid pun juga telah menerapkan rasa kedisplinan yang sejkarang sudah mulai luntur di Indonesia ini. Dan dengan menaati peraturan sekolah dengan sungguh-sungguh, dapat menjadi sarana kita untuk belajar menghadapi dan menaati peraturan-peraturan yang lebih kompleks dar peraturan sekolah tersebut.
| SAFETY | |
| 1. | The following items are prohibited and are grounds for suspension/expulsion: knives, weapons, dangerous objects, tobacco, drugs, alcohol, gang emblems, drug paraphernalia and lewd or obscene behavior. |
| 2. | Fighting, provoking fights or intimidation may result in suspension or transfer to another school. |
| ATTENDANCE | |
| 3. | SHAFTER HIGH SCHOOL IS A CLOSED CAMPUS. Students leaving campus need a parent or guardian to sign them out through the attendance office or get administrative approval in advance. |
| 4. | Truancy is subject to disciplinary consequences (Absences must be cleared within 72 hours). Students are expected to be in every class on time each day to maximize learning. |
| 5. | Students who are habitually tardy and/or out of class are subject to detention, mandatory parent conferences and suspension. |
| DRESS CODE | |
| 6. | Dress appropriately for school. Clothing which is distractive, disruptive, or interferes with the learning process and/or school climate is inappropriate at Shafter High School. |
| 7. | Students who dress inappropriately will be subject to disciplinary action. Parents will be contacted to bring students proper attire. |
| ELECTRONIC DEVICES | |
| 8. | Electronic devices (CD players, MP3′s, pagers, radios, laser pens, ect.) are not permitted on campus. |
| 9. | Cell Phones are to be turned off during regular school hours. Students are allowed to use cell phones before and after school only. |
| 10. | These items will be confiscated and returned to parents/guardians only. |
| GENERAL SCHOOL RULES | |
| 11. | Food and drinks are not allowed in the classrooms, main hall, home economics hall, library or offices. |
| 12. | Students are not allowed in the parking lot during school hours. |
| 13. | DO NOT use someone else’s book or gym locker, or allow them to use yours. If your locker isn’t working, notify the campus supervisor. |
| 14. | P.E. non-suits will result in a referral to the Dean and After School Program (APS). |
| 15. | Display of affection is NOT permitted. |
| 16. | Hats must be removed when entering classrooms and offices. |
| 17. | The following areas are off limits at lunch time: the front of the school, main hall, parking lot, and the area from the Home Ec. hallway to the Crafts building. |
| 18. | Internet use is a privilege. Misuse of the Internet will be subject to disciplinary action. |
: http://chronboyz123.wordpress.com
www.unic77.tk: PERATURAN UMUM SEKOLAH DI INDONESIA, wajibkah??
HONDA CS1
Februari 6, 2010
Disimpan dalam Uncategorized
Tag: honda city sport one, honda cs one, honda cs1

Honda motor mengeluarkan varian baru dalam jajaran produknya, bukan bebek, bukan matic, bukan motor sport. tapi cenderung gabungan kesemuannya, body keseluruhan memang mirip bebek, tapi bagian depan spt motor matic, bagian belakang menggunakan pegangan ala honda new tiger.
motor yg dibandrol Rp.17 jt-an ini menggunakan tipe mesin 4 langkah OHC pendingin air dengan kapasitas 125 cc (5 gigi transmisi). monoshock, rem cakram depan dan belakang dan kopling manual.
speknya sih keren, tapi yg bikin males tuh dibawah jok tempat duduk tidak ada bagasi, tapi dipindahkan ke bagian depan diberi nama c-box (pantes bagian depan gendut gitu). padahal saya pribadi beli motor bebek tertarik dengan bagasi yg lebar di bawah tempat duduk. terus desain stirnya emang kelihat nyaman, ga bikin punggung cepet pegel, tapi ya jadi terlihat agak aneh, soalnya stir dan lampu ngga nyatu ala skuter matic gede.
overal jika tertarik, mesti inden dulu lebih kurang 2 minggu kata sales yg melayani pertanyaan saya ketika peluncuran perdana di pelataran PTC surabaya tgl 6 april 2008.



SPESIFIKASI CS1
Februari 6, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: city sport 1, city sport one, cs one, cs1, honda city sport one, honda cs one, honda cs1, motor cs1, spesifikasi cs1

Berdasarkan info yang tertera di brosur Honda CS1, spesifikasi motor dijelaskan berikut ini :
Panjang x lebar x tinggi : 1.932 x 682 x 1.042 mm
Jarak sumbu roda : 1.251 mm
Jarak terendah ke tanah : 130 mm
Berat Kosong : 114 kg
Tipe rangka : Twin tube frame
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Tunggal (Monoshock)
Ukuran ban depan : 70/90 – 17 M/C 38P
Ukuran ban belakang : 80/90 – 17 M/C 44P
Rem depan dan belakang : Cakram hidrolik, dengan piston ganda dan tunggal untuk bagian belakang
Kapasitas tangki bahan bakar : 4,1 liter
Tipe mesin : 4 langkah, OHC, pendinginan air
Sistem pendinginan : Radiator dengan kipas elektrik
Diameter x langkah : 58 x 47,2 mm
Volume langkah : 124,7 cc
Daya maksimum : 9,44 kW / 10.000 rpm
Torsi maksimum : 10,2 N.m / 7.500 rpm
Kopling : manual, multiplate wet clutch
Gigi transmisi : 5 kecepatan
Pola pengoperan gigi : 1-N-2-3-4-5
Starter : electrik & kick starter
Sistem pengapian : DC – CDI

jika diperhatikan honda tidak sembarangan ketika memilih sistem pendinginan mesin, bukan sembarang radiator, tapi radiator yang dilengkapi dengan kipas elektrik, sehingga tetap bisa menjaga suhu mesin meskipun dalam kondisi jalanan macet. untuk mesin honda memberikan garansi mesin 3 th atau 30.000 km. pilihan warna body cs1 untuk sementara tersedia dalam pilihan warna : cosmic black, lightning silver, burning red, dan hornet gold.
Harga ontheroad : Rp.17.300.000 (6 april 2008)
untuk yang ingin kredit bisa ditebus dengan uang muka mulai 3jt dengan cicilan 11x (Rp.1591.000), 17x (Rp.1.114.500), 23x (Rp.889.500), 29x (764.500) dan 35x (676.500)
xero mendapatkan info dari teman yang bekerja di deler motor honda, inden honda cs1 sudah mencapai antraian sebanyak 40 unit. dan baru bisa serah terima dalam waktu 2 – 3 minggu.
honda cs1 minim masalah.
Februari 6, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: bebek sport, cs one, cs1, honda cs1, motor bebek sport, motor sport, produk motor sport, sport prodoction
Buah Riset Yang Matang
Kehadiran CS1 yang telah lama ditunggu bahkan bisa dibilang terlalu lama ditunggu, setidaknya memiliki sisi positif yang sulit ditandingi oleh produk baru lainya. Keunggulan tersebut adalah minimnya masalah pada CS1. Karena biasanya masalah yang kerap mendatangi produk baru tersebut adalah keluhan dari konsumen terhadap “kelemahan” yang dikarenakan perbedaan desain produk baru tersebut saat dibandingkan dengan produk sebelumnya. Seperti yang menerpa Bajaj Pulsar saat baru di launching dengan keluhan : kasarnya sambungan pada sasis motor saat dibandingkan dengan pesaingnya yang lebih lawas : Honda Tiger, ataupun posisi foot step penumpang pada Yamaha mio yang kerap menuai protes akibat posisinya yang berada terletak terlalu keluar yang notabene cukup berbahaya, saat dibandingkan dengan Yamaha Nuovo.
Namun hal tersebut (sejauh ini) belum ada komplain pada produk andalah AHM tersebut. Meski dinilai memiliki desain agak kontroversial, motor ini tidak memiliki masalah baik dari segi ergonomis maupun performa. Untuk faktor sasis dan ergonomis nampaknya ini adalah salah satu buah yang dipetik dari reseach yang cukup lama dan matang oleh pihak AHM
Penggunaan mesin Sonic yang teruji
Untuk urusan mesin nampaknya penggunaan satu jenis mesin untuk beberapa varian juga berlaku pada produk buatan AHM ini. Penggunaan mesin Sonic, meski terbilang lumayan berumur namun memiliki keuntungan tersendiri. Yang pertama adalah reabilitas nya yang sudah teruji dan bila mana memiliki kelemahan pada desain maka dapat dengan mudah di atasi. Keuntungan kedua dengan mesin Sonic adalah – meski tidak masuk secara resmi melalui AHM namun sedikit banyak teknisi AHM telah mengetahui seluk beluk mesin tersebut sehingga bila terjadi masalah ataupun untuk melakukan perbaikan, para teknisi tersebut dapat melakukanya tanpa harus melalui proses pelatihan berlebih. Dengan menggunakan mesin Sonic yang memiliki performa yang hanya berbeda sedikit dengan Jupiter MX ataupun SatriaFU maka para pengguna produk CS1 tidak perlu beradaptasi terlalu lama untuk mengetahui karakter motor tersebut. Hal ini konon bertolak belakang dengan pengguna Satria FU.
Akankah Pabrikan Lain Menyusul ?
Menggunakan mesin lawas untuk produk baru dikelas yang berbeda nampaknya merupakan sebuah langkah jitu. Terbukti dengan kesuksesan Satria 150 FU dengan FXR, kemudian disusul dengan Honda CS1. Bukan tidak mungkin strategi serupa akan ditiru oleh pabrikan lain. Karena hal ini terbilang cukup wajar mengingat menggunakan mesin lawas artinya dapat meringankan ongkos produksi dan perawatan serta di saat yang sama pabrikan dapat lebih berkonsentrasi pada desain sasis maupun eksterior motor. Toh selama performa mesin lawas tersebut masih mumpuni rasanya tidak ada salahnya untuk digunakan pada motor varian terbaru.
Mungkinkah Bore-UP Honda CS1?
Februari 6, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: Bore-UP Honda CS1, cs1, honda cs1, modif cs1, motor bebek sport, motor sport
Mungkinkah Bore-UP Honda CS1? jawabannya mungkin banget!
Honda CS1 memang masih menggunakan teknologi Single Over Head Camsaft (SOHC), dengan dua buah klep, selain itu liner di blok silinder dikelilingi water jacket karena memang menggunakan sistem pendingin cair. meski begitu bukan berarti ni motor tidak bisa diutak-atik.

Dapur pacu CS1 ini berbasis mesin honda sonic 125. sebagian besar spesifikasinya sama persis. fakta mesin sonic bisa disulap dari yang semula cuma pakai 1 kem dan 2 klep, jadi 2 kem plus 4 klep sudah berbicara. bahkan kapasitas silindernya bisa didongkrak hingga 200 cc lebih!
caranya dengan mengganti blok plus kepala silinder honda CBR 150, teknologi mesin CS1 sudah bisa berubah jadi DOHC 4 klep dan kapasitasnya jadi 150 cc kayak CBR 150 jelas Suar mekanik Bintang Rancing Team di Cibinong, Jabar. karena memang posisi baut blok silinder mesin CS1 sama dengan CBR. langkah toraknya (stroke) pun sama2 47,2 mm.
“secara teori si memang bisa tapi kami belum pernah mencoba” jelas Endro Sutarno, divisi training service PT AHM.
CS-1 125 Setara CBR150
Februari 6, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: bore up cs1, cara mengubah cs1 jadi cbr, cbr 150, CS-1 125 Setara CBR150, cs1, cs1 jadi cbr, cs1 vs cbr, modif cs1
Buat yang mimpi pengin punya Honda CBR150, sepertinya bisa diwujudkan lewat Honda CS-1? Lho kok bisa? Iya caranya CS-1 direndam ke minyak tanah, terus melar jadi CBR150? He…he…he…. Itu sih mimpi ngawur. Ada benarnya lihat trik yang dilakoni PT Tri Mentari Niaga (TMN), Cibinong pada CS-1 milik Alexander Lunardi. CS-1 diubah jadi setara CBR150.
Sepintas cara yang dilakoni sederhana. Tinggal pasang paket piston, setang piston dan blok-silinder head plus CBR150. Hasilnya meningkat sampai 7 hp alias dk. Ini hasil pengujian dynometer yang dimiliki TMN. “Sebenarnya kita beli paket CBR150 langsung dari Honda di Thailand. Di sini dijajal di CS-1,” beber Tomy Huang, Direktur Utama TMN. Kenaikan tenaga kuda setelah diganti dengan paket bore up CBR150 masuk akal. Kalau hitungannya CS-1 yang sudah dibore up ini tenaga yang dimuntahkan 17,11 hp di 12.400 rpm. Data ini persis sama yang dihasilkan CBR150 standar. Sedang, tenaga kuda CS-1 bawaan pabrik 10,26 saat mesin bergasing di 10.000 rpm. Ini data dari uji dynotest TMN. Sedikit berbeda dibanding data brosur resmi dari PT Astra Honda Motor (AHM) yang mencantumkan CS-1 punya tenaga kuda 12,8 di putaran 10.000 rpm. Itu sih tenaga dari kruk as, berbeda dengan data dari TMN yang diukur dari roda belakang. Mengangkat 7 daya kuda di CS-1 tahunya gampang-gampang susah. Kedengarannya tinggal plek masang aja paket CBR150. “Mesti disesuaikan. Soalnya ada komponen berbeda,” bilang Suwar, mekanik TMN yang dipercaya mengubah CS-1. Apa saja yang di sesuaikan? Yuk kita intip. GANTI RANTAI KETENG Paling dasar rantai keteng CBR150 berbeda dengan CS-1. CBR lebih panjang. Jumlah mata gigi sentrik CBR150 pun lebih banyak dibanding CS-1. Sayang, Suwar lupa perbedaan ukuran panjang dan jumlah gigi keduanya. Rantai keteng CBR150 lebih panjang karena sudah DOHC alias dua kem dan 4 klep. Makanya gigi sentrik kem ada dua, ini yang bikin rantai keteng jadi lebih panjang. Meski begitu, gigi sentrik keteng bawah yang di kruk as tetap masih pakai punya CS-1. LUBANG CRANKCASE DIATUR ULANG
“Makanya tetap pakai crankcase CS-1. Tapi, ada perubahan sedikit. Menggunakan las babet atau las argon aluminium untuk membentuk lubang rantai keteng supaya seperti punya CBR150,” bilang lajang 25 tahun ini. Dalam membentuk lubang crankcase biar mirip punya CBR150 mesti ada bagian yang diperlebar. “Makanya, crankcase biar sesuai dengan jalur di crankcase,” jelas Suwar yang wong Jowo itu.
Ubahan lainnya dengan mengganti setang piston pakai punya CBR150. Hanya ukuran setang piston CBR150 lebih panjang. Penggantian ini punya alasan simpel. “Supaya masang piston nggak perlu ada ubahan. Kalau tetap pakai punya CS-1, posisi lubang piston CBR150 harus diubah denagn cara dikasih bos,” ujar Suwar yang tinggal di Cibinong. Itu karena lubang pin piston di setang piston CS-1 hanya 13 mm. Sedang di piston CBR150 yaitu 15 mm. Makanya sekalian ganti setang piston. Untuk urusan bongkar dan pasang, pekerjaan ini harus ke tukang bubut. BIAYA TOTAL Ngomong-ngomong berapa sih biaya total komponennya? Kalau dihitung pakai rupiah sih total semua part bore up dari CBR150 sekitar Rp 5 jutaan. “Ini bukan untuk dijual, tapi yang mau pesan silakan aja,” ujar Tomy. Oh ya tenaga motor CS-1 bisa segede itu juga lantaran ditunjang CDI BRT. Jadinya harga bisa lebih tinggi lagi. Ya ditambah ongkos beli CDI itu. DATA NUMERIK DYNOTEST Honda CS-1 standar (dari 7.000 rpm) Honda CS-1 sudah bore-up CBR150 (dimulai 7.000 rpm) |
CS1 vs JUPITER MX vs SATRIA FU
Februari 5, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: cs1, CS1 vs JUPITER MX vs SATRIA FU, edisi moror sport, jupiter mx, macam-macam motor sport, motor sport, motor sport indonesia, produk motor sport, satria fu, semua motor sport, sport production

Edi Darmawan yg menjabat sebagai marketing manager PT Indomobil Niaga Internasional mengatakan “FU unggul teknologi”, sedang Bambang Asmarabudi sebagai GM marketing & promotion PT Yamaha Motor Kencana Indonesia menuturkan “Dengan cc lebih besar, performa dan tampilan lebih maju saya kira MX masih kuat bertarung dengan CS-1″.
hnd CS-1

Motor ini unggul telak soal riding position. posisi stang, stepbar dan jok terasa pas. dijamin tidak membuat punggung cepat pegal. responsif dan tenaganya pas. gelagat motor saat menikung cepat di tikungan mudah dikontrol karena penyaluran tenaga reponsif namun smooth.
CS-1 juga stabil saat dikebut di jalan bergelombang apalagi mulus. kelebihan lain adalah fitur spt panel indikator digital dan dobel cakram untuk bagian pengereman.
Tampangnya futuristik dijamin membuat pengendara lain menoleh. desainnya memang agak aneh, tapi melihat kedepan inilah desain yg bakal banyak dipakai.
Kelemahannya, posisi gigi terkadang suka pindah dengan sendirinya. persnelingnya walau enteng dilakukan ketika memindahkan gigi masih disertai bunyi.
SPESIFIKASI TEKNIS
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi (mm) 1.932 x 682 x 1.042
Jarak sumbu roda (mm) 1.251
Jarak terendah ke tanah (mm) 130
Berat kosong (kg) 114
Kapasitas tangki BBM (liter) 4,1
Rangka
Tipe rangka Twin tube
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Monosok
Rem depan Cakram
Rem belakang Cakram
Tipe & ukuran ban depan 70/90-17
Tipe & ukuran ban belakang 80/90-17
Mesin
Tipe 4 langkah SOHC
Sistem pendingin Cair
Diameter x langkah (mm) 58 x 47,2
Kapasitas silinder (cc) 124,7
Perbandingan kompresi 10,7:1
Daya maksimum (ps/rpm) 12,8/10.000
Torsi maksimum (Nm/rpm) 10,2/7.500
Transmisi Manual 5 speed
szk sat Fu 150

FU memang unggul teknologi mesin. selain cc yg lebih besar daripada CS-1, mesin FU juga sudah menggunakan kem ganda (DOHC) 4 katup. jadi tidak heran jika powernya unggul 3,2 ps dibanding CS-1. harganya juga lebih murah sekitar 300rb dari CS-1.
Pengendalian motor juga baik meski secara keseluruhan FU harus mengakui keunggulan CS-1 soal riding position. karena mengendarai FU pengemudi harus sedikit membungkuk karena setang bawaan model jepit.
Kekurangan FU ada pada konsumsi BBM yg boros. satu liter paling bisa dipakai jalan tak lebih 30 km. mungkin karena itu motor ini dibekali tangki bensin paling besar. selain itu untuk menyetel klep motor ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena penyetelan tak lagi menggunakan fuller gauge melainkan dengan menanam shim. salah penanganan FU justru gak lari. motor ini juga kurang fungsional karena desainnya murni bebek sport yg tidak menyediakan boks penyimpanan barang.
SPESIFIKASI TEKNIS
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi (mm) 1.945 x 650 x 980
Jarak sumbu roda (mm) 1.280
Jarak terendah ke tanah (mm) 140
Berat kosong (kg) 109
Kapasitas tangki BBM (liter) 4,9
Rangka
Tipe rangka Underbone
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Monosok
Rem depan Cakram
Rem belakang Cakram
Tipe & ukuran ban depan 70/90-17
Tipe & ukuran ban belakang 80/90-17
Mesin
Tipe 4 langkah DOHC
Sistem pendingin Udara
Diameter x langkah (mm) 62 x 48,8
Kapasitas silinder (cc) 147
Perbandingan kompresi 10,2:1
Daya maksimum (ps/rpm) 16/9.500
Torsi maksimum (Nm/rpm) 12,5/8.500
Transmisi Manual 6speed
Yamaha Jupiter MX 135 LC

Sementara desain MX paling sesuai dengan selera masyarakat indonesia. kesannya kental nuansa bebek apalagi harganya paling murah. tak heran klau motor ini merajai penjualan bebek kategori hi end.
Motor ini juga masih dapat mengakomodir barang belanjaan di dek tengah. suatu hal yg mustahil diterapkan pada CS-1. part variasi add-on atau custom buat MX banyak tersedia. begitu juga bengkel yg sanggup mengopreknya.
MX kalah daya dibanding CS-1 (11,17 ps VS 12,8 ps) tapi MX unggul torsi (11,65 Nm VS 10,2 Nm) jadi MX lebih pas dipakai di jalanan kota yg padat karena situasi jalan spt itu membutuhkan akselerasi hebat.
Sayangnya penyaluran power dari mesin MX cenderung liar. buka gas sedikit saja mesin langsung merespon lewat hentakan. hal lain yg sering dikeluhkan pemilik MX yaitu bunyi ngorok yg muncul saat diajak berakselerasi. mekanisme oper gigi juga ala bebek yaitu 4 speed untuk menaikkan gigi tekan pedal persneling ke depan dan ke belakang untuk menurunkan.
Posisi mengemudi MX juga tidak senyaman CS-1 setang MX terasa lebih mendekati pengemudi. saat dicoba menikung, merebahkan MX tidak semudah merebahkan CS-1,MX justru meng-counter ajakan rebah. fitur MX juga paling sederhana, tak ada panel digital atau cakram belakang. tampilan bebek ini juga sudah masanya mengalami penyegaran.
SPESIFIKASI TEKNIS
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi (mm) 1.945 x 705x 1.065
Jarak sumbu roda (mm) 1.245
Jarak terendah ke tanah (mm) 140
Berat kosong (kg) 104
Kapasitas tangki BBM (liter) 4
Rangka
Tipe rangka Diamond
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Monosok
Rem depan Cakram
Rem belakang Teromol
Tipe & ukuran ban depan 70/90-17
Tipe & ukuran ban belakang 80/90-17
Mesin
Tipe 4 langkah SOHC
Sistem pendingin Cair
Diameter x langkah (mm) 54 x 58,7
Kapasitas silinder (cc) 134,4
Perbandingan kompresi 10,791
Daya maksimum (ps/rpm) 11,17/8.500
Torsi maksimum (Nm/rpm) 11,65/5.500
Transmisi Manual 4 speed
[Perbanding Motor] Honda CS1 Vs Kawasaki Athlete
Februari 5, 2010
Disimpan dalam cs1
Tag: honda cs1, Honda CS1 Vs Kawasaki Athlete, kawasaki athlete, motor bebek sport, motor sport, pertarungan, produk motor sport, sport production, versus
http://img152.imageshack.us/img152/4448/47396759ms4.jpgPerbandingan Honda CS1 dan Kawasaki Athlete. Topik ini sangat menarik untuk dibicarakan lebih lanjut. Pada JMS 2008, dua supersport bebek yang sering dibandingkan para biker adalah Honda CS-1 dan Kawasaki Athlete. Aspek yang membuat bikers membandingkan keduanya adalah karena menganut konsep desain dan kontruksi sasis yang sama. Tangki berada di depan pengendara atau di atas rangka utama (backbone), mirip dengan motor sport atau ‘laki’.
Kalaupun bikers memperbincangkan perbedaan, fokusnya pada mesin. ”Mesin CS-1 tegak, sedangkan mesin Athlete mendatar,” begitulah komentar yang terlontar dari mereka setelah meneliti kedua motor ini.
Bahkan ketika petugas Honda dipancing untuk mengomentari perbedaan CS-1 sama dengan Athlete secara teknis, ungkapan tersebut muncul lagi. Komentarnya sama, sekitar mesin vertikal dan horisontal.
Padahal, perbedaannya cukup banyak dari aspek teknik. Namun, masalah harga tidak bisa dilupakan. Selisih harga cukup mencolok. Si “Ijo’ ditawarkan dengan harga Rp 14.300.000, sedangkan CS-1, yang memang sangat menggoda penampilannnya, dibanderol oleh Honda Rp 16.900.000. Perbedaannya mencapai Rp 2,7 juta.
Pastinya, CS-1 menawarkan warna yang lebih beragam, yaitu merah, hitam, silver, dan kuning emas; dan tampil lebih atraktif, sedangkan Si “Ijo”, selain hijau, alternatif warnanya hanya unggu dan hitam; tampil rada “kalem”.
Persamaan – Selain posisi tangki yang sama, keduanya memilih model “cast wheel” yang juga mirip, jari 5 x 2. Posisi knalpotnya sama pula. Ada juga tambahan “air scoop” pengarah aliran udara di bawah mesin. Keduanya menggunakan rem cakram untuk roda depan dan belakang (namun desainnya berbeda). Plus, suspensi belakang sama-sama monoshock. Karena itu, wajarlah para biker membandingkan kedua motor ini.
Kawasaki sendiri, dalam strategi pemasarannya, membandingkan Athlete dengan Honda CS-1 dan Suzuki Satria. Berdasarkan format kuadran yang dibuat oleh Kawasaki, mereka menempatkan produknya antara Sporty dan Classy. CS-1 ditempatkan di tengah-tengah Classic dan Classy yang kental dengan penampilan Sporty. Untuk Satria, orang-orang “Kawak” menaruhnya di antara Elegan dan Classic. Dari cara berpikir orang Kawasaki tersebut sudah dapat disimpulkan, mereka mengakui soal penampilan CS-1 yang sangat sporty.
Dari segi penampilan, CS-1 lebih disukai terutama desain lampu dan tangki yang atraktif. Honda juga menonjolkan rangka delta boks motor ini, sedangkan Athlete berdesain lampu lebih sederhana dan tidak menonjolkan rangka.
Mesin – Spesifikasi dan karakteristik mesin motor ini sangat berbeda. CS-1 menggunakan mesin dengan pendingin air yang dilengkapi dengan radiator dan kipas. Hal ini membuat mesin CS-1 lebih rumit, memerlukan perawatan yang lebih intens, namun dari segi performa tentu saja lebih oke!
Sebaliknya, Athlete memakai mesin dengan pendingin udara atau masih mengandalkan sirip-sirip. Tentu saja lebih praktis dan ringkas, di samping itu menjadikannya lebih ringan karena tidak ada air, radiator, dan kipas.
Karena tipe mesin yang digunakan CS-1 adalah “high performance”, untuk menjaga kinerja tetap stabil, terutama saat berada di dalam kota dengan lalu lintas yang macet, Honda melengkapinya dengan pendingin air atau radiator. Di samping itu, agar mendapatkan pendinginan lebih baik dan kompromi lainnya, mesin dipasang agak vertikal. Itu mirip dengan kebanyak mesin motor sport.
Kedua motor menggunakan mesin yang sama kapasitasnya, 125 cc. Namun, CS-1 unggul dalam performa. Dengan perbandingan kompresi 10,7 : 1, mesin CS-1 menghasilkan tenaga 9,44 kW atau 12,8 PS. Itu pun dihasilkan @10.000 rpm. Ciri khas mesin sport sejati!
Bandingkan dengan Athlete, 9,9 PS @8.000 rpm. Meski kurang agresif, namun Athlete dipastikan bisa diajak santai, terutama di lalu lintas kota yang padat, sedangkan mesin CS-1 dipastikan maunya “ngebut” melulu. Di samping dengan perbandingan kompresi yang tinggi, CS-1dipastikan minta bensin yang lebih berkualitas, beroktan 92 atau 95, sedangkan mesin Athlete bisa berkompromi dengan premium.
Perbedaan Mesin Honda CS-1 vs Kawasaki Athlete
| Honda CS-1 | Kawasaki Athlete | |
| Tipe | 4 langkah, SOHC, | 4-langkah, SOHC, 2 katup, |
| Sistem pendingin | Air, radiator dengan kipas listrik |
Udara |
| Diameter x langkah mm | 58 x 47,2 | 56 x 50,6 |
| Kapasitas cc | 124,7 | 124,6 |
| Perbandingan kompresi | 10,7 | 9,8 |
| Sistem pasokan bahan bakar | Karburator | Karburator, Keihin PB18 |
| Tenaga maks. | 12,8 PS @10.000 rpm | 9,9 PS @8.000 rpm |
| Torsi maks. | 10,2 Nm @7.500 rpm | 8,6 Nm @6.000 rpm |
Kendati Honda mengklaim CS-1 sebagai “top city ride”, berdasarkan spesifikasi di atas, justru Athlete yang lebih mendekati karena tenaga dan torsinya diperoleh pada putaran lebih rendah.
CS-1 dipastikan unggul untuk mereka yang punya nyali tancap gas pada kecepatan tinggi.
Suspensi Belakang – Meski suspensi belakang kedua motor ini dasarnya sama, monoshock, namun karena posisi pemasangan peredam kejutnya berbeda, masing-masing digunakan untuk kondisi tertentu. Punya Honda tegak lurus, sedangkan ‘Kawak’ miring (hampir horizontal) dan tampak dari luar.
Dengan posisi peredam kejut yang horizontal, Athlete menghasilkan bantingan yang lembut karena tidak langsung beraksi dibandingkan jika posisinya tegak lurus. Untuk peredam kejut yang dipasang vertikal atau tegak, itu akan langsung menghasilkan bantingan. Hasilnya, CS-1 cocok untuk jalanan mulus, sedangkan Athlete bisa berkompromi dengan permukaan jalan, misalnya lubang dan polisi tidur.
Honda harus memasang peredam kejut dengan posisi tegak karena ruang mesin makin sempit. Selain ada mesin, juga ada tambahan ruang untuk radiator. Pilihan lainnya, mesin juga harus diposisikan agak vertikal.
Berikut ini perbedaan transmisi dan dimensi kedua motor:
| Honda CS-1 | Kawasaki Athlete |
|
| Kopling | Manual, basah Multi-plat |
Manual, basah Multi-plat |
| Transmisi | 5 percepatan | 4 percepatan, rotari |
| Starter | Elektrik dan kaki | Elektrik dan kaki |
| Dimensi | ||
| Panjang mm | 1.932 | 1.920 |
| Lebar mm | 682 | 695 |
| Tinggi mm | 1.042 | 970 |
| Jarak sumbu roda mm | 1.251 | 1.240 |
| Jarak terendah mm | 130 | 1.50 |
| Berat kg | 140 | 104 |
| Tangki BBM (liter) | 4,1 | 5,2 |
| Ban Depan | 70/90-17M/C38P | 2.50-174PR |
| Belakang | 80/90-17M/C44P | 2.75-174PR |
Kesimpulan – Dari atas kertas disimpulkan, bila pertimbangan dominan harga sangat menentukan dan tipikal pengguna tidak terlau agresif, pilihannya bisa saja Athlete. Adapun bagi mereka yang ingin mengutamakan penampilan, show-off, suka menguji nyali (tetapi jangan di sembarangan jalan), dan tidak terlalu pusing dengan harga, CS-1 adalah pilihan utama.
Pelajaran Di pika
Desember 13, 2009
Disimpan dalam Konstruksi
Tag: dowel, dowel kayu, konstruksi dowel, konstruksi dowel kayu, pelajaran di pika, pelajaran pika, pen bulat, pendidikan industri kayu, Pika, sekolah kayu
Konstruksi Dowel Kayu
Salah satu alternatif konstruksi kayu yang cepat dan mudah. Teknologi
mesin untuk membuat konstruksi inipun memberi kemudahan bagi pabrik
untuk memilih jenis konstruksi ini. Beberapa prinsip dasar pengaturan
konstruksi dowel kayu hampir sama dengan konstruksi pen & lubang
. Antara lain diameter dowel minimal 1/3 dari tebal kayu/papan, spelling 2mm
untuk tempat lem dan pingul di ujung dowel untuk memudahkan penyetelan.
*Note*: Apabila anda membeli dowel kayu dari pemasok biasanya dowel
sudah terpingul sesuai dengan diameternya.
Dowel digunakan pada berbagai lokasi konstruksi meja, kursi, almari
dengan satu alasan paling besar adalah karena praktis, cepat, kuat dan
fleksible.
Praktis
Tidak seperti halnya konstruksi pen & lubang, anda harus menyediakan
panjang yang lebih pada komponen sepanjang ukuran pen yang dibutuhkan.
Pada konstruksi dowel cukup dipotong persis sepanjang ukuran komponen
jadi yang diperlukan.
Ukuran dowel untuk konstruksi sangat baik karena kita tidak perlu
memotong kayu dalam ukuran yang besar khusus untuk memproduksi dowel
kayu. Variasi ukuran dowel untuk konstruksi tidaklah terlalu besar, dari
6mm – 20mm (diameter), panjang 20mm – 60mm.
Cepat
Hanya dibutuhkan mesin bor untuk membuat lubang pada penampang komponen
dan sisi tebal/lebar untuk penempatan dowel. Bahkan saat ini sudah
banyak terdapat mesin kayu yang bisa membuat beberapa lubang dalam
berbagai ukuran diameter untuk dowel kayu sekaligus secara bersamaan.
baik itu untuk posisi horisontal ataupun vertikal.
Kuat
Konstruksi sambungan, dengan menggunakan lem pada dasarnya adalah untuk
memperluas bidang yang dilumuri dengan lem kayu dan dowel bisa memenuhi
syarat tersebut. Bidang luar permukaan dowel adalah luas bidang lem yang
juga memiliki kekuatan tarik ke segala arah.
Untuk memperkuat lagi kita bisa menambah jumlah lubang dowel dalam satu
bidang konstruksi.
Fleksible
Pada bentuk dan sudut apapun pada konstruksi, dowel bisa mudah
menyesuaikan dan tetap cepat dikerjakan. karena pengeboran dowel harus
selalu ‘siku’ dengan sisi penampang kayu (komponen panjang) sehingga
masih mudah diaplikasikan.
Aturan khusus pembuatan dan penyetelan konstruksi dowel:
1. Dowel kayu sebaiknya terbuat dari jenis kayu yang sama dengan
komponen konstruksi.
2. Jarak lubang dowel terluar dengan sisi luar kayu minimal 1/2 ukuran
diameter dowel.
3. Ukuran panjang dowel yang paling efektif antara 4-6 kali diameter
dowel kayu.
4. Perhatikan titik poros dowel, harus tepat, tidak berubah sedikitpun.
Perbedaan titik poros pengeboran berakibat komponen tidak dapat dirakit.
5. Lumuri ‘seluruh’ permukaan dowel dengan lem kayu.
6. Jangan memasukkan dowel ke dalam lubangnya terlalu keras, bisa
membuat ujung dowel rusak.



Buat yang mimpi pengin punya Honda CBR150, sepertinya bisa diwujudkan lewat Honda CS-1? Lho kok bisa? Iya caranya CS-1 direndam ke minyak tanah, terus melar jadi CBR150? He…he…he…. Itu sih mimpi ngawur. Ada benarnya lihat trik yang dilakoni PT Tri Mentari Niaga (TMN), Cibinong pada CS-1 milik Alexander Lunardi. CS-1 diubah jadi setara CBR150.

Blok silinder CBR150 tidak bisa langsung pasang di crankcase CS-1. Soalnya lubang rantai keteng dan tensioner punya CS-1 lebih sempit. Makanya ada pemikiran mau diganti crankcase kiri punya CBR150. Tapi di sana ada nomor mesin. Kalau diganti repot di soal surat.
Intinya sih tetap enggak mengubah langkah piston kalau bicara teori motor bakar. Stroke CBR150 dan CS-1 sami mawon 47,2 mm.


